• Jelajahi

    Copyright © Lensasiber.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Oku

    Sports

    Oku Selatan

    Manfaatkan Lahan Produktif, Wali Kota Gunungsitoli Dorong Peningkatan Produksi Cabai

    Lensasiber.com
    Thursday, October 22, 2026, 14:31 WIB Last Updated 2026-10-22T07:31:26Z

    GUNUNGSITOLI – Wali Kota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli, S.E., M.Si., memimpin Gerakan Tanam Cabai Merah Serentak di lahan milik Ustadz Badrinal, Desa Idanötae, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan produksi cabai merah lokal, menjaga ketersediaan pasokan, memperkuat ketahanan pangan, serta mendukung pengendalian inflasi daerah.


    Gerakan tersebut merupakan bagian dari dukungan Pemerintah Kota Gunungsitoli terhadap program Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam meningkatkan produksi cabai merah di berbagai kabupaten dan kota. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara serentak di wilayah Sumatera Utara, dengan kegiatan tingkat provinsi dipusatkan di Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan.


    Kegiatan di daerah terhubung dengan agenda tingkat provinsi melalui siaran langsung dan konferensi video Zoom. Acara tersebut juga dirangkaikan dengan peluncuran Kampus Mandiri Pangan secara daring oleh Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Timur Tumanggor.


    Dalam kegiatan itu, Wali Kota Sowa’a Laoli didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Gunungsitoli, Darmawan Zagoto, S.P.; Anggota DPRD Kota Gunungsitoli dari Daerah Pemilihan II, Karianus Gea; Camat Gunungsitoli Idanoi, Elriansyah Gulo, S.T.; serta sejumlah kepala desa dan jajaran terkait.


    Wali Kota menyampaikan bahwa gerakan tanam cabai merah merupakan langkah konkret untuk mendorong peningkatan produksi hortikultura sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif. Ia berharap kegiatan tersebut dapat memotivasi masyarakat, khususnya petani, untuk mengembangkan usaha pertanian secara berkelanjutan.


    Menurutnya, peningkatan produksi cabai merah lokal menjadi salah satu upaya untuk menjaga ketersediaan komoditas pangan dan membantu mengurangi tekanan terhadap harga di pasaran. Dengan pasokan yang semakin memadai dari petani lokal, ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah diharapkan dapat berkurang secara bertahap.


    Sowa’a Laoli juga mengapresiasi pemanfaatan lahan seluas enam hektare milik Ustadz Badrinal untuk kegiatan pertanian, termasuk penanaman cabai merah dan jagung dengan pola tumpang sari. Pemanfaatan lahan tersebut dinilai dapat menjadi contoh pengembangan pertanian produktif apabila dikelola dengan teknik budidaya yang tepat.


    Untuk memastikan kegiatan berjalan berkelanjutan, Wali Kota mengarahkan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan agar memberikan pendampingan kepada petani. Pendampingan tersebut diharapkan mencakup pengelolaan lahan, penerapan teknik budidaya yang sesuai, serta upaya meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha tani.


    Melalui gerakan tanam cabai merah serentak ini, Pemerintah Kota Gunungsitoli mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang tersedia secara produktif serta memperkuat kerja sama antara pemerintah, penyuluh pertanian, kelompok tani, dan petani. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung kemandirian pangan, menjaga stabilitas pasokan dan harga, serta mendorong pembangunan pertanian berkelanjutan menuju Gunungsitoli Hebat.


    (Diskominfo Gunungsitoli.co.id/Tenanghati Ndruru)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini