Para personel yang akan turun ke lokasi PETI ditetapkan melalui rapat koordinasi yang dipimpin oleh Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution di Aula Kantor Bupati, Komplek Perkantoran Payaloting, Panyabungan, pada Kamis, 20 Agustus 2026.
Giat tersebut merupakan kali ketiga setelah Forkopimda sepakat membentuk Satgas. Rapat dihadiri Ketua Satgas PETI yang juga Wakapolres Madina, para Kapolsek, Pabung, Danramil, pimpinan OPD terkait, dan para camat dari wilayah yang terdapat aktivitas tambang ilegal.
"Draf personel yang terdiri dari unsur Forkopimda dan instansi terkait sudah disiapkan. Hari ini, kami fokus mematangkan itu," kata Atika usai rapat.
Wakil bupati menjelaskan, divisi penindakan ini merupakan ujung tombak Satgas di lokasi PETI. Setelah tim tersebut terbentuk, langkah berikutnya adalah menunggu keputusan para pembina yang terdiri dari Forkopimda.
"Keputusan akhir mengenai waktu pelaksanaan akan kami rapatkan bersama seluruh pembina. Ada Bupati, Ketua DPRD, Dandim, Kapolres, Kajari, Ketua PN, dan Ketua PA," sebut dia.
Wabup Atika menegaskan, penindakan ini merupakan tindak lanjut dari aksi sebelumnya, yakni sosialisasi penghentian PETI kepada masyarakat di berbagai titik.
"Tim sudah menyampaikan imbauan. Penindakan tegas di lapangan akan mulai dilakukan setelah tanggal 17 Agustus," tegas Atika.
Wabup berharap, dengan susunan personel yang sudah matang, operasi nanti dapat berjalan cepat, terukur, dan tidak menimbulkan konflik di masyarakat.
(Abdul hakim)





