MANDAILING NATAL - Pembangunan drainase sepanjang 158 meter di Desa Simaninggir, Kecamatan Ranto Baek, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2025 dengan anggaran Rp133.788.000, telah rampung 100 persen dan mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam mengatasi genangan air saat hujan deras.
Kepala Desa Simaninggir mengatakan, pembangunan drainase tersebut telah diselesaikan sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Pemerintah desa juga memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan lancar serta melibatkan masyarakat setempat melalui sistem padat karya.
“Alhamdulillah, pembangunan drainase sepanjang 158 meter ini sudah selesai 100 persen. Seluruh anggaran bersumber dari Dana Desa 2025 dan pelaksanaannya berjalan ketat sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Kami berharap fasilitas ini dapat menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi genangan air, terutama saat memasuki musim penghujan,” ujar Kepala Desa Simaninggir kepada awak media, Jumat (21/8/2026).
Menurutnya, penerapan sistem padat karya dalam pembangunan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah desa untuk memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada masyarakat. Warga setempat dilibatkan sebagai tenaga kerja sehingga selain membangun infrastruktur, kegiatan tersebut juga membuka kesempatan kerja dan membantu meningkatkan pendapatan masyarakat.
Rampungnya pembangunan drainase mendapat apresiasi dari masyarakat Desa Simaninggir. Sebelum saluran tersebut dibangun, limpahan air hujan kerap menggenangi badan jalan hingga halaman rumah warga.
“Sebelum ada drainase ini, kalau hujan lebat airnya sering meluap sampai ke halaman rumah. Sekarang aliran air sudah lancar. Kami sekeluarga sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah desa atas realisasi pembangunan ini,” ungkap salah seorang warga Desa Simaninggir.
Keberadaan drainase tersebut diharapkan tidak hanya mampu mengurangi genangan, tetapi juga menjaga kebersihan lingkungan, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mengurangi risiko kerusakan badan jalan akibat aliran air.
Pemerintah Desa Simaninggir mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun menggunakan Dana Desa tersebut.
Warga diimbau tidak membuang sampah ke dalam saluran drainase serta menjaga kebersihan di sekitar saluran agar aliran air tetap lancar dan fungsi drainase dapat bertahan dalam jangka panjang.
Pemerintah desa berharap pembangunan tersebut tidak berhenti sebatas penyelesaian fisik, tetapi benar-benar memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat serta menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas infrastruktur dan lingkungan Desa Simaninggir.
(Abdul Hakim)





