SINUNUKAN - Warga Desa Airapa Dusun II, Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), digegerkan dengan kabar hilangnya seorang pria lanjut usia (lansia) bernama Amiran (60) di aliran Sungai Muara Bangko. Korban dilaporkan hilang secara misterius sejak Minggu (17/5/2026) malam.
Berdasarkan kronologi kejadian, korban diketahui pergi ke area sungai sekira pukul 19.00 WIB dengan tujuan untuk mandi sekaligus mengambil air wudhu menjelang ibadah salat Maghrib. Namun, hingga waktu salat Maghrib berlalu, Amiran tak kunjung kembali ke kediamannya, sehingga memicu kekhawatiran pihak keluarga.
Menyadari adanya kejanggalan, pihak keluarga langsung melaporkan peristiwa tersebut kepada pemerintah desa setempat dan warga sekitar. Masyarakat pun sempat bergotong-royong melakukan penyisiran awal di sepanjang pinggiran aliran sungai. Karena upaya pencarian mandiri belum membuahkan hasil, laporan resmi segera diteruskan ke Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Mandailing Natal, Mukhsin Nasution, mengonfirmasi bahwa pihaknya langsung bergerak cepat melakukan koordinasi intensif dengan tim Basarnas sesaat setelah menerima laporan kedaruratan dari warga.
"Sebanyak 10 personel Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersama tim Basarnas telah kami berangkatkan ke lokasi kejadian di Kecamatan Sinunukan. Tim bergerak dengan membawa unit perahu karet serta seluruh perlengkapan penyelamatan dan pencarian air lainnya," jelas Mukhsin Nasution, Senin (18/5/2026).
Pihak BPBD Madina memastikan operasi pencarian intensif akan difokuskan menyisir sepanjang aliran sungai guna menemukan keberadaan korban secepat mungkin.
“Kita upayakan pencarian dimulai hari ini dari titik terakhir korban diketahui beraktivitas di sungai,” pungkas Kalaksa BPBD Madina
(Abdul hakim)




