• Jelajahi

    Copyright © Lensasiber.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Sports

    Oku Selatan

    Jaga Keseimbangan Ekosistem, CV Sumber Batu Sukses Sulap Lahan Bekas Tambang Jadi Area Produktif

    Lensasiber.com
    Friday, May 22, 2026, 17:19 WIB Last Updated 2026-05-22T10:19:49Z

    KOTANOPAN – Direktur CV Sumber Batu, Maraginda Hakim Nasution, S.H., menegaskan komitmen kuat perusahaannya dalam melakukan pemulihan lingkungan pasca-aktivitas industri. Melalui program reklamasi yang terencana dan berkelanjutan, perusahaan yang bergerak di sektor pengolahan batu dan konstruksi ini sukses menyulap lahan bekas tambang di wilayah Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), menjadi area produktif yang bernilai manfaat bagi masyarakat luas.


    Langkah strategis ini merupakan bagian integral dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (Corporate Social Responsibility) guna menjaga keseimbangan ekosistem lokal. Pihak manajemen memastikan bahwa setiap jengkal lahan yang telah selesai dieksploitasi tidak dibiarkan telantar, melainkan dikembalikan fungsinya agar tidak menimbulkan dampak lingkungan negatif di masa mendatang.


    "Kami berkomitmen penuh untuk melakukan pemulihan lingkungan secara bertahap dan konsisten. Proses normalisasi dan penataan kembali lahan pasca-tambang ini kami lakukan tanpa henti guna memastikan kondisi tanah kembali stabil, hijau, dan siap digunakan untuk sektor produktif lainnya," ujar Maraginda Hakim Nasution dalam konfirmasi resminya, Jumat (22/5/2026).


    Upaya normalisasi lahan reklamasi yang dijalankan oleh CV Sumber Batu secara terus-menerus ini meliputi pengurukan tanah kembali, penataan lanskap alam, hingga penanaman vegetasi untuk mencegah erosi. Aktivitas industri yang diimbangi dengan perbaikan lingkungan ini diharapkan dapat menjadi standar percontohan (benchmarking) bagi pelaku usaha sektor pertambangan dan komoditas batu lainnya di wilayah Mandailing Natal.


    Melalui sinergi lingkungan yang baik ini, CV Sumber Batu berharap keberadaan industri konstruksi daerah tidak hanya mampu menyerap tenaga kerja lokal dan memajukan perekonomian, melainkan juga tetap mampu menjaga kelestarian alam demi generasi masa depan Kabupaten Mandailing Natal.


    (Abdul hakim)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini