PANYABUNGAN - Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) menggelar Operasi Pasar Murah di Pasar Lama, Panyabungan, pada Kamis (21/5/2026). Langkah strategis ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga pangan dan pasokan bahan pokok menjelang perayaan Iduladha 1447 Hijriah.
Dalam operasi pasar kali ini, pemerintah menyediakan komoditas bersubsidi berupa 6 ton beras yang dijual dengan harga Rp60.000 per 5 kilogram. Selain itu, tersedia juga 2 ton minyak goreng kemasan merek Minyakita seharga Rp15.500 per liter.
Bupati Madina, H. Saipullah Nasution, yang membuka langsung kegiatan tersebut menyatakan bahwa operasi pasar murah ini dilaksanakan serentak di seluruh wilayah Sumatra Utara. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah dalam menekan laju inflasi daerah dan membantu meringankan pengeluaran dapur masyarakat.
"Kami berharap program ini dapat meringankan beban saudara-saudara kami, khususnya warga di Kecamatan Panyabungan," ujar Saipullah didampingi Ketua TP PKK Madina, Ny. Yupri Astuti Saipullah Nasution.
Saipullah menambahkan, selain mengendalikan harga pangan jelang hari besar keagamaan, Pemkab Madina juga tengah mempersiapkan penyaluran bantuan hewan kurban untuk masyarakat. Agenda pasar murah serupa juga direncanakan akan menyisir lokasi lain di wilayah Mandailing Natal secara berkala.
"Mohon doa dari seluruh elemen masyarakat agar program-program yang dicanangkan Pemkab Madina berjalan lancar dan konsisten memberikan pelayanan terbaik," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Madina, Taufik Zulhandra Ritonga, membenarkan bahwa gerakan pangan murah ini digerakkan secara masif di tingkat provinsi. "Komoditas utama yang kami pasok hari ini fokus pada dua bahan pokok krusial, yaitu 6 ton beras dan 2 ton Minyakita," pungkas Taufik.
(Abdul hakim)




