KASE RAO-RAO, MANDAILING NATAL - Suasana khidmat dan penuh rasa haru menyelimuti Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 5 Mandailing Natal pada pagi ini. Seluruh warga madrasah berkumpul dalam rangkaian acara zikir bersama sekaligus seremoni pelepasan salah satu guru terbaik, Dra. Gusti Nasution, yang akan menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci, Minggu (26/04/2026).
Kegiatan dimulai sesaat setelah bel masuk berbunyi dengan pembacaan Zikir Al-Ma'tsurat secara berjamaah. Lantunan ayat suci dan doa perlindungan yang dibawakan oleh seluruh siswa, guru, dan staf pegawai menciptakan atmosfer spiritual yang kental di sepanjang koridor madrasah. Zikir rutin ini dikhususkan sebagai bentuk dukungan moral dan spiritual bagi kelancaran perjalanan ibadah rekan sejawat mereka.
Kepala MAN 5 Mandailing Natal dalam sambutannya menyampaikan pesan menyentuh bagi Ibu Dra. Gusti Nasution yang menjadi tamu Allah (Dhuyufurrahman) tahun ini.
"Keberangkatan sahabat kita ini adalah undangan langsung dari Allah SWT. Kami semua menitipkan doa agar beliau senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kesabaran selama menjalankan seluruh rangkaian rukun Islam yang kelima, serta kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur," ujarnya dengan penuh haru.
Puncak acara ditandai dengan prosesi pelepasan formal yang diakhiri dengan sesi bersalam-salaman. Isak tangis haru tak terbendung saat para siswa dan rekan sejawat memberikan ucapan selamat jalan. Banyak di antara mereka yang menitipkan doa agar kelak juga mendapat kesempatan yang sama untuk mengunjungi Ka'bah di masa depan.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang perpisahan sementara, tetapi juga sebagai motivasi spiritual bagi seluruh keluarga besar MAN 5 Mandailing Natal untuk terus meningkatkan ketakwaan dan mempererat tali silaturahmi.
(Abdul hakim)




