• Jelajahi

    Copyright © Lensasiber.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Oku

    Sports

    Oku Selatan

    "Potensi Di Polisikan Karena Lecehkan Wartawan" Solah Bukak Kartu AS: PETI di Merangin Ribuan Alat!!. Pengakuan Solah Tambah Buat Polres Merangin Malu"

    LENSASIBER
    Sunday, September 13, 2026, 18:15 WIB Last Updated 2026-09-13T12:50:23Z


    MERANGIN, Jambi – Arogansi cukong PETI di Merangin sudah kelewat batas. Solah, warga Sekancing, Tiang Pumpung, yang diduga bos penambang emas ilegal di Sungai Landu, Muaro Siau, terang-terangan menantang penegak hukum dan melecehkan profesi wartawan pernyataan itu ia lontarkan via WhatsApp saat dikonfirmasi awak media Lensasiber.com, Minggu [13/9/2026].


    Alih-alih berkilah, Solah justru mengakui maraknya PETI di Merangin dan menyiratkan dirinya bukan satu-satunya pemain.

    “Peti di merangin dak usah nak kito sebut lagi.. Ribuan alat ku raso” jawab singkat Solah seolah Bukak Kartu AS.


    Pengakuan secara gamblang itu sekaligus menampar wajah aparat. Jika "ribuan alat" beroperasi, lalu selama ini razia kemana saja?.


    Tak sampai di situ. Solah juga menyindir pemberitaan sebelumnya dan melontarkan kalimat yang diduga upaya penyuapan.

    “Kini itu tujuan abg betul betul mau menegak kan UU apo hanya sekedar cari untuk beli rokok. Kalo untuk beli rokok kirim norek abang. Apo mintak nak ketmu nian kito bg?” lanjut Solah bernada kesal.


    Kalimat itu dinilai bukan hanya menghina, tapi juga menguji integritas insan pers.

    Pernyataan Solah juga memicu kemarahan organisasi wartawan.

    Sepron Hadi, Ketua IWOI [Ikatan Wartawan Online Indonesia] Merangin angkat bicara dan mengecam keras tindakan Solah.


    “Saya sebagai Ketua IWOI Sepron Hadi, tidak terima atas pelecehan yang dilontarkan oleh Solah selaku Cukong PETI tersebut. Dengan ini kami minta kepada Pihak Kepolisian Merangin agar memproses Solah, diduga telah melakukan tindakan pidana ilegal PETI dan tindak pidana pelecehan terhadap insan Jurnalis,” tegas Asep.


    IWOI menilai, selain bisa dijerat UU Minerba dan UU Lingkungan, Solah juga berpotensi melanggar UU Pers terkait upaya menghalangi kerja jurnalistik dan dugaan penyuapan.


    Solah diketahui adalah pemain lama PETI. Sebelumnya ia memarkirkan 1 unit Excavator Zumlion karena takut saat razia gabungan Polri-TNI-Pemda berlangsung.

    Kini setelah razia usai, alat berat tersebut kembali beroperasi bebas di bantaran Sungai Landu, Muaro Siau.


    Hingga berita ini diterbitkan, Kasatreskrim Polres Merangin  belum dapat dikonfirmasi. Upaya konfirmasi via WhatsApp tidak mendapat jawaban.


    Sementara Solah sendiri juga kembali bungkam saat dihubungi.

    Publik Merangin menuntut satu hal: Sita alat beratnya. Tangkap cukongnya. Usut jaringannya. Jangan tebang pilih!


    Jangan sampai kepercayaan masyarakat luntur karena hukum hanya tajam ke bawah, tapi tumpul ke atas. Dan jangan biarkan wartawan diintimidasi saat menjalankan tugas kontrol sosial.

    CUKUP! Proses Solah sekarang juga!


    (Tim)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini