• Jelajahi

    Copyright © Lensasiber.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Oku

    Sports

    Oku Selatan

    "Viral Tapi Diam: Kemana Penegakan Hukum Tambang Ilegal Sungai Arai Merangin?"

    LENSASIBER
    Monday, June 29, 2026, 15:22 WIB Last Updated 2026-06-29T08:23:04Z


    BANGKO – Aktivitas tambang emas ilegal di Sungai Arai, Desa Rantau Panjang Siau, Kecamatan Muara Siau, Kabupaten Merangin, diduga masih berlangsung.


    Sejumlah alat berat terpantau beroperasi di lokasi, meski sebelumnya telah menjadi sorotan media.


    Kondisi itu memunculkan keresahan warga dan desakan agar aparat penegak hukum segera bertindak.


    Berdasarkan pantauan dan informasi warga, dua unit ekskavator merek Sumitomo dan Sany terlihat merambah bantaran Sungai Arai, Desa Rantau Panjang Siau. Alat berat itu disebut-sebut milik seorang warga berinisial A, asal Desa Sekancing.


    Kerusakan ekosistem sungai dan bantaran menjadi kekhawatiran utama masyarakat sekitar. Warga khawatir aktivitas tambang yang masif dapat memicu bencana hidrometeorologi.


    Kami berharap kepolisian segera mengambil langkah hukum. Kalau dibiarkan, tidak menutup kemungkinan banjir bandang terjadi. Alam kami sudah habis terkikis,” ujar seorang warga yang enggan disebut namanya, Minggu (29/6/2026).


    Hingga berita ini tayang, belum terlihat tindakan penegakan hukum secara terbuka di lokasi Sungai Arai. Warga menilai perlu ada respons cepat dari Polres Merangin dan Dinas ESDM Kabupaten Merangin agar kerusakan tidak meluas.


    Undang-Undang Minerba Nomor 3 Tahun 2020 menegaskan, setiap penambangan tanpa izin merupakan tindak pidana dan dapat diproses hukum.


    Redaksi _Lensasiber.com_ telah berupaya mengonfirmasi pihak yang disebut terkait kepemilikan alat berat. Saat dihubungi via WhatsApp dengan nomor yang biasa digunakan, panggilan berstatus aktif namun tidak diangkat. Pesan yang dikirim juga belum mendapat balasan hingga berita ini naik.


    Konfirmasi ke Polres Merangin juga masih ditunggu. _Lensasiber.com_ akan memperbarui berita ini segera setelah ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun Dinas ESDM Merangin.


    Warga berharap, penegakan hukum dilakukan secara terukur dan konsisten untuk menyelamatkan Sungai Arai Rantau Panjang Siau dari kerusakan lingkungan lebih lanjut.


    (Tim)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini