Kutacane – Dentuman tembakan yang menggema di Lapangan Tembak Kompi 1 Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Aceh, Sabtu (27/06/2026), bukan sekedar menguji ketepatan membidik sasaran. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi simbol semangat kebersamaan, sportivitas, serta sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80.
Lomba menembak yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri, S.I.K., jajaran Forkopimda Aceh Tenggara, Danyon D Satbrimob Polda Aceh, para Pejabat Utama Polres Aceh Tenggara, personel Polres Aceh Tenggara, serta peserta dari unsur TNI, Polri, dan masyarakat umum.
Berbagai kategori dipertandingkan dalam suasana yang kompetitif namun tetap menjunjung tinggi sportivitas, yakni menembak senjata api laras panjang SS1 V1 dengan sikap tiarap pada jarak 50 meter, menembak pistol/HS-9 dengan sikap berdiri dua tangan pada jarak 20 meter, serta menembak senapan angin (uklik) dengan sikap berdiri dua tangan pada jarak 25 meter.
Kapolres Aceh Tenggara menyampaikan bahwa lomba menembak ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya bertujuan mengasah kemampuan menembak, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi dan membangun sinergi antara Polri, TNI, instansi pemerintah, serta masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Polres Aceh Tenggara ingin menghadirkan peringatan Hari Bhayangkara yang lebih dekat dengan masyarakat. Selain menjadi ajang kompetisi yang sehat, kegiatan ini juga membuka ruang kebersamaan, memperkuat komunikasi, serta menumbuhkan semangat kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Aceh Tenggara.
Lomba ini juga menjadi sarana menyalurkan minat dan bakat para peserta di cabang olahraga menembak secara profesional, aman, dan terbuka. Tidak hanya itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit atlet menembak berprestasi yang kelak dapat mengharumkan nama daerah di berbagai ajang kompetisi.
Dengan mengusung semangat "Polri untuk Masyarakat", peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum untuk mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan seluruh elemen masyarakat. Sebab, keamanan yang kokoh lahir dari sinergi yang kuat, dan kebersamaan adalah sasaran terbaik yang selalu ingin dicapai Polri dalam setiap pengabdiannya.
( Syah Putra )





