• Jelajahi

    Copyright © Lensasiber.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Sports

    Oku Selatan

    Lepas 342 Jemaah Calon Haji Kloter 6, Bupati Madina Instruksikan Pendamping Kawal Ketat Kesehatan Jemaah

    Lensasiber.com
    Monday, April 27, 2026, 09:52 WIB Last Updated 2026-04-27T02:55:14Z

    PANYABUNGAN, MANDAILING NATAL - Suasana khidmat dan haru menyelimuti pelataran Masjid Agung Nur Ala Nur Aek Godang saat Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) resmi melepas keberangkatan 342 Jemaah Calon Haji (JCH) tahun 2026, Minggu (26/04/2026).


    Para Duyufurrahman yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 6 ini diberangkatkan menuju Asrama Haji Embarkasi Medan dengan iringan doa dan zikir dari ribuan keluarga serta masyarakat yang memadati lokasi pelepasan.


    Bupati Mandailing Natal, H. Saipullah Nasution, dalam arahannya memberikan instruksi khusus kepada tim pendamping haji dan tenaga medis. Mengingat ibadah haji merupakan ibadah fisik yang berat, Bupati meminta pengawasan ekstra terhadap kondisi para jemaah.


    "Saya minta agar pola makan, kondisi fisik, aspek kesehatan, dan waktu istirahat jemaah benar-benar diperhatikan secara detail. Pemkab Madina berkomitmen memberikan rasa aman dan kenyamanan mulai dari keberangkatan hingga kepulangan nanti," tegas Saipullah.


    Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemkab Madina menyediakan fasilitas lengkap berupa 11 armada bus ALS, ambulans siaga untuk rute Panyabungan-Medan (PP), serta penempatan tenaga medis dan pendamping haji di setiap tahapan perjalanan.


    Pj. Sekda Madina, Afrizal Nasution, menambahkan pesan tentang pentingnya solidaritas antarjemaah selama berada di Tanah Suci. "Kami meminta jemaah untuk saling tolong-menolong dan menjaga soliditas di tengah jutaan manusia dari berbagai belahan dunia. Mari bermunajat agar dijauhkan dari marabahaya dan meraih predikat haji yang mabrur," ujarnya.


    Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaji) Madina, Zainul Khobir, melaporkan bahwa tahun 2026 menjadi tahun bersejarah karena untuk pertama kalinya tanggung jawab penuh pemberangkatan berada di bawah naungan Kemenhaji.


    "Jemaah yang berangkat berjumlah 342 orang, terdiri dari 130 laki-laki dan 212 perempuan. Jemaah tertua tercatat atas nama Ibu Painem (90 tahun) dari Sinunukan, sementara jemaah termuda adalah Muhammad Yunus (17 tahun) dari Siabu," lapor Zainul.


    Acara pelepasan diakhiri dengan lambaian tangan haru dari sanak saudara saat bus mulai bergerak meninggalkan pelataran masjid menuju Medan.


    (Abdul hakim)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini