• Jelajahi

    Copyright © Lensasiber.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Oku

    Sports

    Oku Selatan

    Jalan Bukit Mas–Kubangan Tompek 3,5 Km Rampung, Pemkab Madina dan PT GLP Perbaiki Jalan Rusak di Lingga Bayu

    Lensasiber.com
    Wednesday, July 15, 2026, 10:20 WIB Last Updated 2026-07-15T03:22:15Z

    MANDAILING NATAL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal (Madina) terus menunjukkan komitmennya dalam percepatan pembangunan infrastruktur jalan. Dalam satu hari, Bupati Madina H. Saipullah Nasution meninjau ruas jalan Bukit Mas–Kubangan Tompek yang telah rampung di Kecamatan Sinunukan, sekaligus merespons kerusakan jalan provinsi di Kecamatan Lingga Bayu, Selasa (14/07/2026).


    Peninjauan dilakukan pada ruas Jalan Bukit Mas menuju Kubangan Tompek sepanjang 3,5 kilometer. Proyek tersebut merupakan bagian dari program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah yang dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU).


    “Hari ini kita saksikan jalannya sudah selesai dibangun. Selanjutnya, tim dari Kementerian PU akan melakukan pengawasan selama enam bulan ke depan sebelum diserahkan kepada Pemkab untuk menjadi tanggung jawab kita,” ujar Bupati Saipullah.


    Ia menjelaskan, pada awalnya ruas jalan ini diusulkan sepanjang 7,5 kilometer dalam tender tahun 2025. Namun, karena keterbatasan anggaran dari pemerintah pusat, realisasi pembangunan saat ini baru mencapai 3,5 kilometer.


    Meski demikian, Pemkab Madina tetap berharap pembangunan dapat dilanjutkan secara bertahap hingga mencapai target 24 kilometer yang menghubungkan hingga Kubangan Tompek, Kecamatan Batahan.


    “Harapan kita tentu jalan ini dapat dilanjutkan hingga tuntas 24 kilometer. Namun hal tersebut tetap bergantung pada kondisi keuangan pemerintah pusat,” tambahnya.


    Perwakilan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah III Sumatera Utara, Rachmad, S.T., M.T., menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan proyek sempat dilakukan penyesuaian geometrik jalan, terutama pada bagian tanjakan dan tikungan agar sesuai standar teknis. Ia juga menyebutkan tidak ada kendala sosial dalam pelaksanaan proyek, meskipun sempat dihadapkan pada fluktuasi harga aspal.


    “Harapan masyarakat untuk melanjutkan pembangunan hingga 24 kilometer dalam satu koridor akan kami sampaikan kepada pimpinan agar dapat direalisasikan secara bertahap,” katanya.


    Untuk tahun 2026, Pemkab Madina juga telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp6 miliar untuk pemeliharaan jalan. Selain itu, sebanyak 28 titik pembangunan jalan baru telah diusulkan, dengan 7 titik di antaranya telah mendapatkan respons.


    Kolaborasi Tangani Jalan Rusak di Lingga Bayu

    Di hari yang sama, Pemkab Madina juga bergerak cepat menangani kerusakan ruas jalan provinsi penghubung Simpang Durian–Sinunukan di KM 2, Kecamatan Lingga Bayu yang sebelumnya sempat viral di media sosial.


    Mengingat status jalan tersebut merupakan kewenangan provinsi, Pemkab Madina mengambil langkah kolaboratif dengan menggandeng pihak swasta untuk penanganan sementara.


    “Untuk penanganan sementara, pekerjaan akan dilakukan oleh PT Gruti Lestari Pratama. Sedangkan untuk jangka panjang, kita akan mengajukan permohonan kepada Pemerintah Provinsi karena statusnya merupakan jalan provinsi,” jelas Bupati.


    Menindaklanjuti hal tersebut, PT Gruti Lestari Pratama (PT GLP) langsung bergerak cepat di lapangan. Kepala Humas PT GLP, Zaenal Abidin Pulungan, yang memimpin langsung kegiatan tersebut, mengonfirmasi bahwa alat berat telah diturunkan untuk melakukan penimbunan jalan menggunakan material pasir batu (sirtu).


    Langkah ini diambil guna meratakan jalan yang berlubang dan tergenang air agar dapat segera dilalui dengan aman oleh masyarakat.


    Sebelumnya, Kasi Humas PT GLP, Irsan Utama, juga menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan infrastruktur daerah. Sinergi ini dilakukan secara cepat demi memastikan akses transportasi masyarakat di Lingga Bayu kembali lancar.


    Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan pihak swasta, penanganan infrastruktur jalan di Mandailing Natal diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan kenyamanan bagi mobilitas masyarakat.


    (Abdul Hakim)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini